Fisika Mengabdi 2026
isika Mengabdi 2026
merupakan salah satu program kerja mahasiswa Fisika yang menjadi wadah
pengabdian kepada masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan, pendidikan,
kegiatan sosial, serta pemberdayaan masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan
selama sepuluh hari, mulai tanggal 17 Juli hingga 26 Juli 2026, dengan
melibatkan volunteer Fisika Mengabdi 2026 yang tersebar di beberapa pos
pengabdian. Melalui rangkaian kegiatan yang telah disusun, Fisika Mengabdi 2026
tidak hanya berfokus pada kegiatan pendidikan, tetapi juga mencakup kegiatan
sosial, kesehatan, lingkungan, keagamaan, pengembangan potensi masyarakat,
hingga pengenalan teknologi. Berbagai kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai
bentuk kontribusi mahasiswa sekaligus upaya untuk membangun interaksi dan
hubungan yang lebih dekat dengan masyarakat di wilayah pengabdian.
Kegiatan Fisika Mengabdi 2026 diawali pada Jumat, 17 Juli 2026 dengan
keberangkatan pioner menuju lokasi pengabdian. Setelah tiba di lokasi,
dilakukan persiapan pada masing-masing pos serta briefing untuk memastikan
kesiapan volunteer dan seluruh rangkaian kegiatan. Tahap persiapan ini
menjadi bagian penting sebelum kegiatan utama dimulai agar setiap program dapat
berjalan sesuai dengan pembagian tugas dan kondisi di lapangan.
Pada Sabtu, 18 Juli 2026, kegiatan Fisika Mengabdi 2026 resmi dibuka.
Setelah pembukaan, volunteer diberangkatkan menuju lokasi pengabdian dan
dilanjutkan dengan kedatangan seluruh volunteer Fisika Mengabdi 2026.
Pada siang hari, volunteer melaksanakan kerja bakti sebagai bentuk
kontribusi awal terhadap lingkungan sekitar. Kegiatan kemudian dilanjutkan
dengan briefing tiap pos pada malam hari untuk mempersiapkan pelaksanaan
kegiatan pada hari berikutnya.
Memasuki Minggu, 19 Juli 2026, rangkaian kegiatan diawali dengan senam
pagi. Setelah itu, volunteer melaksanakan social mapping untuk
mengenali kondisi lingkungan serta karakteristik masyarakat di sekitar wilayah
pengabdian, termasuk sekolah, posyandu, dan TPQ. Kegiatan dilanjutkan dengan
pembuatan profil desa sebagai upaya untuk mengenali potensi dan kondisi wilayah
secara lebih mendalam. Pada sore hari, dilaksanakan Fun Physics Bonding untuk
membangun kekompakan dan kedekatan antarvolunteer. Seluruh kegiatan
kemudian ditutup dengan evaluasi.

Pada Senin, 20 Juli 2026, kegiatan utama mulai dilaksanakan secara lebih
intensif. Salah satunya adalah Fisika Mengajar atau FIJAR yang dilaksanakan di
sekolah sasaran pada masing-masing pos. Volunteer Pos 1 melaksanakan
FIJAR di SDN 3 Lopang, Pos 2 di SDN 1 Lopang, sedangkan Pos 3 di SDN 2 Lopang.
Melalui FIJAR, mahasiswa berkesempatan untuk berbagi pengetahuan dan
menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik bagi siswa sekolah dasar.
Selain FIJAR, volunteer juga melaksanakan pembuatan profil desa serta
kegiatan TPQ dan bimbingan belajar. Kegiatan pendidikan tersebut menjadi salah
satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung proses belajar anak-anak di
wilayah pengabdian. Pada malam hari, dilakukan evaluasi untuk mengetahui
perkembangan kegiatan serta berbagai kendala yang ditemui selama pelaksanaan.
Pada Selasa, 21 Juli 2026, kegiatan FIJAR kembali dilaksanakan di
masing-masing sekolah sasaran, yaitu SDN 3 Lopang untuk Pos 1, SDN 1 Lopang
untuk Pos 2, dan SDN 2 Lopang untuk Pos 3. Selain kegiatan pendidikan,
dilaksanakan pula sosialisasi Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sebagai upaya
meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan. Volunteer
juga melaksanakan bakti sosial, TPQ, serta bimbingan belajar sebelum kegiatan
ditutup dengan evaluasi.
Rabu, 22 Juli 2026 kembali diisi dengan kegiatan FIJAR dan berbagai kegiatan pendampingan masyarakat. Selain bimbingan belajar dan TPQ, volunteer juga menjalankan kegiatan JAM (Jika Aku Menjadi) yang berkaitan dengan potensi masyarakat di masing-masing wilayah. Beberapa kegiatan tersebut meliputi JAM Bebek, JAM Kambing, JAM Kerupuk, serta JAM Poktan (Kelompok Tani). Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dekat aktivitas, potensi, dan kehidupan masyarakat di wilayah pengabdian.

Pada Kamis, 23 Juli 2026, kegiatan FIJAR kembali dilaksanakan di SDN 3
Lopang, SDN 1 Lopang, dan SDN 2 Lopang sesuai dengan pembagian masing-masing
pos. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan bakti sosial, TPQ, serta sosialisasi
Artificial Intelligence. Sosialisasi tersebut menjadi salah satu upaya
untuk memperkenalkan perkembangan teknologi dan pemanfaatan kecerdasan buatan
kepada masyarakat di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan bimbingan belajar dan evaluasi.
Selain kegiatan pendidikan dan sosial, setiap pos juga memiliki kegiatan yang disesuaikan dengan potensi serta kondisi masyarakat. Pada Pos 1, kegiatan JAM beraneka ragam dari mengajar di TPQ, marbot masjid, bebek, kambing, Sinoman (kerja bakti makam desa) dan Les Privat. Pada Pos 2, kegiatan JAM mencakup pengenalan potensi seperti kerupuk, keripik, kambing, dan kangkung, serta kegiatan mengaji, les privat, dan pengajian. Sementara itu, Pos 3 melaksanakan kegiatan yang berkaitan dengan lele, toko, dan produksi roti kacang, disertai kegiatan TPQ dan les privat. Berbagai kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses mahasiswa untuk mengenali potensi masyarakat sekaligus membangun interaksi yang lebih dekat selama pelaksanaan pengabdian.

Pada Jumat, 24 Juli 2026, volunteer menyelenggarakan General
Check Up sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat. Kegiatan
dilanjutkan dengan senam dan outbound bersama siswa sekolah dasar. Kegiatan
tersebut menjadi sarana untuk menciptakan interaksi yang lebih dekat antara volunteer
dan siswa melalui aktivitas yang edukatif sekaligus menyenangkan. Pada sore
hari dilaksanakan bimbingan belajar terakhir, kemudian kegiatan ditutup dengan
evaluasi.
Sabtu, 25 Juli 2026 menjadi salah satu tahap menuju akhir rangkaian Fisika
Mengabdi 2026. Pada hari tersebut dilaksanakan Final Cerdas Cermat SD sebagai
bagian dari kegiatan pendidikan dan pengembangan kemampuan siswa. Setelah itu, volunteer
melakukan persiapan untuk puncak acara. Kegiatan TPQ tetap dilaksanakan pada
sore hari, kemudian evaluasi dilakukan pada malam hari untuk memastikan seluruh
persiapan menuju penutupan berjalan dengan baik.
Pada Minggu, 26 Juli 2026, volunteer melaksanakan persiapan puncak
acara dan gladi bersih. Setelah seluruh persiapan selesai, dilaksanakan Puncak
Acara dan Penutupan Fisika Mengabdi 2026 pada pukul 13.00. Kegiatan tersebut
menjadi momentum untuk menutup seluruh rangkaian pengabdian sekaligus
memberikan apresiasi kepada masyarakat, volunteer, dan seluruh pihak
yang telah mendukung pelaksanaan Fisika Mengabdi 2026. Setelah puncak acara
selesai, dilakukan evaluasi akhir sebelum volunteer mempersiapkan
kepulangan.

Pada hari yang sama, seluruh rangkaian Fisika Mengabdi 2026 resmi berakhir
dengan kepulangan volunteer. Sepuluh hari pelaksanaan kegiatan menjadi
perjalanan yang tidak hanya diisi dengan berbagi ilmu, tetapi juga dengan
proses belajar, beradaptasi, bekerja sama, dan mengenal kehidupan masyarakat
secara langsung.
Melalui Fisika Mengabdi 2026, mahasiswa Fisika tidak hanya hadir sebagai
pihak yang memberikan pengetahuan, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat
yang belajar dari lingkungan dan pengalaman selama pengabdian. Berbagai
kegiatan seperti FIJAR, bimbingan belajar, TPQ, bakti sosial, PHBS, General
Check Up, social mapping, JAM, hingga sosialisasi Artificial
Intelligence menjadi bentuk nyata kontribusi mahasiswa dalam memberikan
manfaat kepada masyarakat.
Rangkaian Fisika Mengabdi 2026 diharapkan dapat memberikan dampak positif
bagi masyarakat sekaligus menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa untuk
mengembangkan kepedulian sosial, kemampuan berkomunikasi, kerja sama,
kreativitas, dan kemampuan menerapkan ilmu dalam kehidupan nyata. Dengan
berakhirnya rangkaian kegiatan, semangat pengabdian diharapkan tidak berhenti
pada selesainya program, tetapi dapat terus dibawa dan diterapkan dalam
kehidupan mahasiswa maupun masyarakat.